Rute Baru Merumatta Coast Trail 2026: Medan Teknikal yang Menguji Adrenalin

  • Bagikan

Lombok Barat, NTB – Ajang lari lintas alam bergengsi, Merumatta Coast Trail 2026, sukses digelar dengan peningkatan signifikan dari berbagai sisi. Selain jumlah peserta yang memecahkan rekor tahun lalu, ajang tahun ini juga memperkenalkan rute baru yang lebih teknis serta penggunaan sistem monitoring pelari yang lebih modern.

General Manager Merumatta Senggigi Fahrurrozi mengungkapkan bahwa antusiasme pelari tahun ini luar biasa. Jika tahun lalu diikuti sekitar 600-an peserta, tahun ini jumlahnya melonjak mencapai 765 pelari.

Daya tarik ajang ini juga semakin mendunia dengan kehadiran peserta dari 23 negara. Selain Indonesia, pelari berasal dari Malaysia, Amerika Serikat, Jerman, Polandia, Thailand, Singapura, hingga kembalinya komunitas pelari dari Jepang dan Korea. Salah satu pelari elit Asia, Alejandro Sirpa, turut bersaing dalam ajang ini, meski podium utama kategori 25K berhasil diamankan oleh atlet lokal, Wildan, yang menunjukkan kualitas pelari Indonesia mampu bersaing di level internasional, Tahun ini, penyelenggara mengkreasikan jalur baru untuk kategori 8K dan 15K.

Salah satu kemajuan signifikan dalam Merumatta Coast Trail 2026 adalah penerapan sistem monitoring yang lebih advance. Melalui monitor di area utama, panitia dan rekan sesama pelari bisa memantau posisi peserta secara real-time.

“Kita bisa monitor pelari sudah sampai di mana, misalnya di Pos Pusuk atau Pos Penangga. Banyak peserta yang surprise karena di Lombok kita sudah menerapkan sistem live monitoring seperti ini. Ini kemajuan besar untuk keamanan dan kenyamanan lomba,” tambah Pak Oji.

Penyelenggaraan di bulan Februari sengaja dipilih untuk menggairahkan pariwisata di masa sepi kunjungan (low season). Dampaknya sangat terasa bagi industri perhotelan di kawasan Senggigi.

“Hotel kami (Merumatta) penuh, F&B juga luar biasa. Efek dominonya juga dirasakan hotel-hotel di sekitar seperti Aruna, Montana, dan hotel budget lainnya yang juga penuh oleh para pelari. Ini adalah pembuka yang manis untuk pariwisata Lombok Barat di awal tahun,” pungkas Pak Oji.

Race Director Merumatta Coast Trail Sri Agus Budi Santoso menjelaskan bahwa rute baru ini jauh lebih menantang daripada perkiraan peserta.
“Rute 8K dan 15K kali ini sangat teknikal. Ada tantangan lari di pasir saat pergi dan pulang, serta turunan yang menuntut kehati-hatian tinggi. Meski batas waktu (Cut-off Time) sudah ditambah 30 menit, persentase pelari yang finis tepat waktu di kategori ini hanya sekitar 50-60% karena medannya tidak memungkinkan pelari untuk terus ‘ngegas’,” jelasnya

Kategori 25K menjadi yang paling favorit dengan jumlah peserta mencapai 267 orang, disusul kategori lainnya termasuk 50K yang sangat prestisius. Suksesnya acara ini semakin mengukuhkan Merumatta Coast Trail sebagai salah satu destinasi sport tourism utama di Indonesia Tenggara.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *