Februari 2026, Trip Kapal Cepat ke Senggigi Bertambah Jadi 6 Kali Sehari

  • Bagikan

Lombok Barat, NTB – Kabar baik datang dari sektor pariwisata Lombok Barat. Dermaga Senggigi secara resmi dinyatakan layak untuk menyandarkan kapal dengan kapasitas di bawah $500\text{ GT}$. Kepastian ini diperoleh setelah rampungnya serangkaian uji kelayakan teknis ketat yang dilakukan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bangsal.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Drs. M. Hendrayadi, mengungkapkan rasa syukurnya saat meninjau langsung proses uji sandar tersebut bersama tim gabungan dari Dishub, UPT, KUPP, serta aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
“Alhamdulillah, hasil uji sandar dari Kepala UPT menyatakan Dermaga Senggigi sangat layak digunakan. Ini adalah hasil kerja keras bersama untuk memastikan kesiapan operasional dermaga kita,” ujar Hendrayadi, Sabtu (24/01/2026).

Keberhasilan uji sandar ini langsung berdampak pada peningkatan frekuensi kunjungan. Hendrayadi menyampaikan apresiasi kepada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) dan operator kapal atas dukungan percepatan operasional ini.
“Insyaallah mulai 26 Februari 2026, operator Eka Jaya akan menambah frekuensi perjalanan menjadi enam trip per hari. Skemanya adalah lima kapal bongkar penumpang dan satu kapal muat. Ini akan meningkatkan intensitas kedatangan wisatawan secara signifikan ke Lombok Barat,” jelasnya.

Tidak hanya Eka Jaya, dermaga baru yang memungkinkan penyandaran kapal secara bersamaan ini menarik minat banyak investor. Tercatat ada tiga perusahaan baru yang dijadwalkan masuk pada Februari mendatang, termasuk operator Wahana yang kembali direkomendasikan untuk beroperasi.

Dinas Perhubungan meyakini bahwa operasional penuh dermaga ini akan menjadi motor penggerak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski angka pastinya belum bisa diprediksi, Hendrayadi optimis kontribusi sektor pelabuhan akan melonjak

Guna memastikan dampak ekonomi dirasakan langsung oleh warga lokal, Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), telah bersepakat dengan pemerintah Provinsi untuk melakukan penataan alur penumpang.
“Ke depannya, proses check-in penumpang akan diarahkan melalui Pasar Seni Senggigi. Wisatawan akan turun dan melintasi kawasan pasar sebelum berangkat. Ini bertujuan agar ekonomi masyarakat sekitar dan UMKM di Pasar Seni ikut berdenyut seiring ramainya dermaga,” tambah Hendrayadi.

Terkait aspek keamanan, Bupati LAZ telah menyetujui rekomendasi pembangunan kantor unit keselamatan pelayaran di area UPT Pelabuhan Senggigi. Hal ini selaras dengan fokus utama pemerintah dalam menjamin keamanan wisatawan, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Meski dinyatakan layak, Kadishub memberikan beberapa catatan untuk penyempurnaan ke depan. “Ada beberapa catatan teknis terkait aksesoris dermaga dan fasilitas keselamatan penumpang. Meskipun tidak mendesak, hal ini tetap menjadi prioritas evaluasi kami untuk mencapai standar pelayanan terbaik,” pungkasnya.

Optimisme serupa disampaikan Bupati H. Lalu Ahmad Zaini. Ia menegaskan bahwa ketahanan dermaga dan keselamatan adalah parameter utama. Dengan fasilitas yang lebih mumpuni, Senggigi siap kembali menjadi gerbang utama pariwisata di Kabupaten Lombok Barat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *