Lombok Barat, NTB – Suasana ceria dan penuh kehangatan menyelimuti Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Lombok Barat pada Sabtu pagi (17/01/2026). Seluruh keluarga besar madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga staf kependidikan, tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan positif yang dikemas dalam program “Sabtu Sehat”.
Kegiatan dimulai dengan jalan sehat menyusuri lingkungan sekitar, dilanjutkan dengan Senam Pramuka dan Senam Maumere yang energik di halaman madrasah. Tak hanya fokus pada kebugaran fisik, aksi bersih lingkungan juga menjadi penutup rangkaian acara sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem sekolah.
Kegiatan rutin Sabtu pagi ini bukan sekadar aktivitas fisik rutin. Acara ini menjadi wadah refreshment sekaligus implementasi nyata dari visi besar yang diusung oleh Kepala Madrasah yang baru, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd. Di bawah kepemimpinannya, MTsN 2 Lombok Barat mulai memperkenalkan konsep Kurikulum Berbasis Cinta. Sebuah pendekatan pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai kasih sayang, kenyamanan, dan kedekatan emosional antara pendidik dan peserta didik.

“Pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tapi soal menyentuh hati. Melalui kegiatan Sabtu Sehat ini, kita ingin membangun kemistri dan karakter siswa dalam suasana yang menyenangkan,” ujar H. Abdul Azis Faradi di sela-sela kegiatan.
Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar yang inklusif dan humanis. Berikut adalah poin utama dari gerakan tersebut Penguatan Karakter: Melalui senam dan jalan sehat, siswa diajarkan kedisiplinan dan kerja sama tim.
Kepedulian Lingkungan Aksi bersih-bersih menanamkan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan sebagai bagian dari iman.
Kesehatan Mental Memberikan ruang bagi siswa dan guru untuk melepas penat dari rutinitas kelas (refreshment).

Dengan semangat kebersamaan ini, MTsN 2 Lombok Barat optimis dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan fisik dan karakter yang kuat berlandaskan kasih sayang.












