Gelar Konferensi Pers, DPD I KNPI NTB Nyatakan Tak Ada Lagi Dualisme

  • Bagikan

Mataram, NTB – Teka-teki mengenai dualisme kepemimpinan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Nusa Tenggara Barat akhirnya menemui titik terang. Melalui konferensi pers resmi yang digelar jajaran DPD I KNPI NTB, ditegaskan bahwa saat ini kepengurusan hanya ada satu komando di bawah kepemimpinan Haerunnisa sebagai Ketua dan Ardiansyah sebagai Sekretaris.

Penegasan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Luar Biasa (Muslub) yang berlangsung di Surabaya pada 7-8 Januari 2026.

Dalam pernyataannya, Ketua DPD I KNPI NTB, Haerunnisa, menyampaikan sikap tegas terkait perubahan struktur di tingkat pusat yang berdampak langsung ke daerah. Ia menyatakan bahwa Ali Hanafiah telah resmi dipecat dari jabatan Ketua Umum DPP KNPI.
“Kami DPD 1 KNPI NTB menyatakan sikap setegas-tegasnya: memecat Ali Hanafiah sebagai Ketua Umum dan mengangkat Dr. Saad Budiman Lubis sebagai Ketua Umum baru,” ujar Haerunnisa di hadapan awak media dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP).

Lebih lanjut, pihak KNPI NTB mengungkapkan bahwa kekuatan hukum kepengurusan mereka didasarkan pada SK Kemenkumham dan Akta Notaris yang dipegang oleh Dr. Ilyas Indra selaku pemilik sah Majelis Pemuda Indonesia (MPI). Hal ini sekaligus mematahkan klaim pihak lain yang sempat muncul di wilayah NTB.

Sekretaris KNPI NTB, Ardiansyah, turut mengklarifikasi terkait isu terpilihnya Daud Azhari secara aklamasi di Mandalika beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa proses tersebut cacat prosedur dan tidak memiliki kekuatan hukum.
“Pihak sebelah batal secara hukum. Kemenangan Daud Azhari tidak sah karena tidak memenuhi kuorum, pimpinan sidang tidak bertanda tangan, dan hasil Musda tersebut tidak diakui. Kami memiliki semua buktinya,” tegas Ardiansyah.

Pasca pembersihan dualisme ini, DPD 1 KNPI NTB langsung tancap gas menyiapkan program-program kepemudaan yang strategis. Haerunnisa menekankan bahwa KNPI akan menjadi mitra strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Gubernur H. Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri.
“Kami siap berkolaborasi untuk mewujudkan NTB Mendunia. KNPI adalah wadah bagi seluruh pemuda tanpa tebang pilih. Siapa pun yang berpotensi, silakan bergabung. Kami terbuka demi kemajuan pemuda di bumi Gora,” tambah Haerunnisa.

Dalam waktu dekat, pengurus DPD 1 KNPI NTB akan segera melaksanakan pelantikan resmi untuk memantapkan legalitas dan mulai mengeksekusi program-program kerja yang langsung menyentuh masyarakat pesisir dan pemuda di pelosok NTB.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *