Lombok Barat, NTB – kini tengah menjadi sorotan sebagai calon primadona baru pariwisata di Kabupaten Lombok Barat. Potensi besar ini ditegaskan dalam kunjungan Wakil Ketua DPRD Lombok Barat ke Desa tersebut yang disambut langsung oleh Kepala Desa Girisaksak dalam acara HUT Desa Giri Sasak ke 15 Tahun, Minggu 28 Desember 2025.
Lokasi strategis Desa Girisaksak yang berada di “posisi tengah”dekat dengan Ibu Kota Kabupaten (Gerung), Kawasan Mandalika, Bandara Internasional, hingga Pelabuhan Internasional—menjadikan wilayah ini memiliki nilai tawar tinggi sebagai destinasi masa depan.
Dalam kunjungannya, Wakil Ketua DPRD Lombok Barat (Lobar) Abubakar Abdullah menyampaikan harapannya agar Gunung Sasak dikembalikan fungsinya sebagai simbol peradaban masyarakat Sasak.
“Gunung Sasak ini adalah magnet. Kita harus mengembalikan falsafah masa lalu sebagai tatanan nilai budaya yang bisa kita pulihkan kembali. Ini bisa menjadi ikon ‘Sasak yang luar biasa karena posisinya yang strategis di tengah-tengah jalur utama,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keindahan panorama dari puncak bukit hingga hamparan sawah di Girisaksak adalah modal alam yang tidak semua wilayah miliki. Namun, ia menekankan bahwa potensi ini membutuhkan “sentuhan tangan kreatif” dan kepemimpinan yang visioner.
Untuk memajukan Girisaksak, Wakil Ketua dewan Lobar memberikan ilustrasi suksesnya Desa Penglipuran di Bangli, Bali. Meski terlihat seperti komplek pemukiman biasa, penataan yang konsisten membuat bus-bus wisatawan antre untuk berkunjung.
“Kita butuh master plan dan kolaborasi dengan akademisi. Harus ada cara agar orang tidak hanya datang, tapi mau tinggal berlama-lama menikmati kuliner dan atraksi budaya kita. Kuncinya adalah fokus, jangan setengah-setengah dalam menata,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, pihak legislatif meminta Pemerintah Desa Girisaksak untuk memasukkan gagasan penataan destinasi ini ke dalam dokumen Musrenbang tingkat desa.
“Kami akan kawal di tingkat kebijakan dan pembiayaan. Era sekarang adalah digitalisasi, maka literasi digital bagi pemuda dan perangkat Desa sangat urgen. Teman-teman media dan konten kreator harus membantu menangkap view terbaik dari puncak bukit kita untuk dipromosikan ke dunia internasional,” tambahnya.
Kunjungan ini diakhiri dengan pesan kuat bahwa pembangunan kemajuan daerah harus dimulai dari Desa. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa yang aktif mengusul dan pemerintah daerah yang mendukung penuh, Desa Girisaksak optimistis mampu menjadi ikon wisata baru yang mandiri secara ekonomi.
Poin Utama Pengembangan Desa Girisaksak
Posisi Strategis Menghubungkan pusat kota, bandara, dan pelabuhan, Visi Budaya Mengangkat kembali nilai sejarah Gunung Sasak, Fokus Pembangunan Penataan destinasi yang tuntas (tidak setengah-setengah), Promosi Digital Mengoptimalkan media sosial dan peran wartawan untuk literasi digital Desa.












